Integrasi Pendidikan Lingkungan melalui Budidaya Maggot sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Ekologi Siswa Sekolah SMP Negeri 2 Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak
DOI:
https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1975Keywords:
Pendidikan Lingkungan, Maggot, Kesadaran Ekologi, Biokonversi, SiswaAbstract
Kegiatan integrasi pendidikan lingkungan dengan budidaya maggot dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran ekologi siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik. Program ini dilaksanakan melalui sesi sosialisasi, praktik langsung budidaya maggot, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan desain one-group pretest–posttest. Sebanyak 30 siswa kelas IX terlibat dalam kegiatan ini dan diberikan pengukuran tingkat kesadaran ekologis menggunakan instrumen skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran lingkungan siswa setelah mengikuti intervensi. Selain peningkatan nilai, observasi juga memperlihatkan perubahan perilaku ekologis yang lebih baik, seperti kebiasaan memilah sampah dan ketertarikan terhadap proses biokonversi maggot. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman langsung mampu memberikan dampak nyata terhadap literasi lingkungan siswa dalam waktu relatif singkat. Kegiatan budidaya maggot juga terbukti efektif sebagai media edukasi karena bersifat kontekstual, mudah dilakukan, dan relevan dengan permasalahan sampah di lingkungan sekolah. Dengan demikian, integrasi pendidikan lingkungan melalui budidaya maggot dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan di sekolah.
Views
Downloads
Downloads
References
[1] F. F. Hidayah, “Pemanfaatan Larva Black Soldier Fly sebagai Penanggulangan Sampah Organik melalui Budidaya Maggot,” J. Pengelolaan Sampah Organik, 2020, [Online]. Available: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2814308&title=Pemanfaatan+Larva+Black+Soldier+Fly
[2] M. O. Maida, “Edukasi Pengelolaan Sampah dan Budidaya Maggot dalam Kegiatan KKN-T,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. IPB, 2022, [Online]. Available: https://journal.ipb.ac.id/pim/article/download/43196/24436/197022
[3] R. Hartono, “Pengaruh Komposisi Sampah dan Feeding Rate terhadap Biokonversi oleh Larva BSF,” J. Teknol. Lingkung., 2021, [Online]. Available: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3456069&title=Pengaruh+Komposisi+Sampah
[4] M. Firja, D. Hartono, and P. Wulandari, “Pelatihan Budidaya Maggot sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Organik,” J. Pengabdi. Masy. Indones., 2022, [Online]. Available: https://journalshub.org/index.php/jpmi/article/view/5540
[5] K. S. Bagaskara, “Sosialisasi Budidaya Maggot sebagai Pengolahan Sampah Organik,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., 2024, [Online]. Available: https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/pkm/article/view/16580
[6] I. Fitriani, “Strategi Pemanfaatan Limbah dan Budidaya Maggot Menuju Wirausaha Ramah Lingkungan,” J. Inov. Lingkung., 2022, [Online]. Available: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3270257
[7] M. Bibin, “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Larva BSF,” J. Pengabdi. Berbas. Pemberdaya., 2022, [Online]. Available: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2984896
[8] A. O. Putri, “Budidaya Maggot sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Lingkungan,” J. Inov. Pendidik. dan Pengabdi. Masy., 2025, [Online]. Available: https://publications.id/index.php/jippm/article/download/766/459
[9] S. Team, “Pembelajaran Berbasis Proyek melalui Budidaya Maggot untuk Meningkatkan Kepedulian Siswa,” J. SOLMA, 2024, [Online]. Available: https://journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/download/16406/4945/56244
[10] C. S. Team, “Pembinaan dan Simulasi Prospek Budidaya BSF di Kecamatan Cimenyan,” J. Pengabdi. Cimenyan, 2023, [Online]. Available: https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3585325
[11] S. Rahayu, T. Wulandari, and A. Ramadhan, “The effectiveness of environmental intervention programs using pretest–posttest design,” J. Sains Pendidik., vol. 9, no. 3, pp. 201–210, 2021, [Online]. Available: https://journal.uns.ac.id/jurnalpendidikan
[12] M. Sari and R. Pratama, “Quasi-experimental design in school-based research: Practical implementation for limited-time studies,” J. Penelit. Pendidik., vol. 11, no. 1, pp. 55–68, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.upi.edu/index.php/JER
[13] A. Nasution and R. Lubis, “Mixed-method approaches in ecological literacy research: Applications in school-based programs,” J. Environ. Educ. Res., vol. 5, no. 1, pp. 45–57, 2023, [Online]. Available: https://e-journal.unair.ac.id/JER
[14] K. P. dan Kebudayaan, Panduan pelaksanaan penelitian pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020. [Online]. Available: https://repositori.kemdikbud.go.id/
[15] N. Hamzah and D. F. Putri, “Environmental education through experiential learning: Strengthening students’ ecological awareness,” J. Pendidik. Lingkung., vol. 14, no. 2, pp. 112–125, 2022, [Online]. Available: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpe
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JDISTIRA provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0







